Jumat, 02 November 2012






1 Pemain Sepak Bola Termahal di Dunia

Para pemain sepak bola di klub-klub terkenal tingkat dunia mempunyai "harga" yang sungguh sangat mencengangkan . Tidak mengherankan bila para pemain sepak bola tersebut bisa menjalani hidup dengan mewah dan  bergelimpangan harga. Kualitas mereka dalam bermain sepakbola menentukan nilai jual mereka sendiri. Bahlan nilai transfer antar klub tidak bisa dibilang murah.

berikut ini adalah 10 pemain sepak bola termahal di dunia

1. Zlatan Ibrahimovic
Transfer:
Malmo FF untuk Ajax Amsterdam, 7.800.000 €
Ajax Amsterdam ke Juventus Turin, 25.000.000 €
Juventus Turin ke Inter Milan, 24.800.000 €
Inter Milan ke FC Barcelona, 69.500.000 € (49.500.000 € ditambah Samuel Eto'o)
FC Barcelona ke AC Milan, 24.000.000 € (Milan berkewajiban untuk membeli dia di awal musim berikutnya)
Biaya total transfer: 150.600.000 €






Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli, dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis, dan pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang terakhir diadakan di Bangkok, Thailand.
Permainan ini berasal dari zaman Kesultanan Melayu ((634-713)) dan dikenal sebagai Sepak Raga dalam bahasa Melayu. Bola terbuat dari anyaman rotan dan pemain berdiri membentuk lingkaran.
Catatan sejarah terawal tentang sepak raga terdapat dalam sejarah Melayu. Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah (1459 - 1477), seorang puteranya bernama Raja Ahmad telah dibuang negeri karana membunuh anak Bendahara akibat persengketaan ketika bermain sepak raga. Raja Ahmad kemudiannya diangkat menjadi Sultan di Pahang, bergelar Sultan Muhammad Shah I Ibni Almarhum Sultan Mansur Shah.
Pada tahun 1940-an hal ini berubah dengan menggunakan jaring dan peraturan angka. Di Filipina permainan ini disebut sipa, di Burma chinlone, di Laos kator, dan di Thailand takraw.
Peraturannya sama dengan bola voli dengan perbedaan:
  1. pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan
  2. pemain atau tim hanya boleh menyentuh bola 3 kali berturut-turut
  3. posisi pemain bertahan tidak diputar
Freestyle football, also known as freestyle soccer in North America, is the art of expressing yourself with a football, while performing various tricks with any part of the body. Similar in style to keepie uppie, kemari and the ball discipline of rhythmic gymnastics, it has become a widespread sport across the world and is practised by many people.(SEKALI - SEKALI PAKE ENGLISH DONG YA :) )

Increase in popularity

Freestyle football has existed since the early 1900s,[1] but it has seen a surge in popularity as a result of global advertising campaigns and digital media sharing. In the early 21st century, Nike began an advertising campaign which relied heavily on the freestyle form of football, including video clips of freestyle performances. The videos are called Joga Bonito which means "play Beautifully." These advertisements featured famous players such as Ronaldinho, Cristiano Ronaldo and Edgar Davids. Many link such mass media attention to the start of the freestyle craze. In the YouTube era, however, many previously non-famous players have risen to prominence, and internet searches easily yield thousands of videos by amateur "freestylers" around the world.[2]
Some of the more notable freestylers include: Hee Young Woo (Mr. Woo) of South Korea, Pawel Skora (Polish), Michal Rycaj (Polish), Azun (Norwegian), Palle (Swedish), Victor Rubilar, Four time Guinness World Record Holder[3] and John Farnworth, who appeared in Britain's Got Talent in 2009. Moreover, men are not the only ones capable of training this sports discipline. Since it started spreading all over the world more and more women have been taking up freestyle football. Some of the most notable women in the sport are Mélody Donchet and Indi Cowie. Sweden, United Kingdom, Brazil, Japan, France, Hungary, Russia and Poland are considered the best countries in the world regarding freestyle football.
Freestyle has also become very popular in South America, with countries such as Colombia, Brazil, Argentina, Venezuela and Chile forming freestyle crews of dozens or even hundreds of freestylers, some of the most important Latin Freestylers are Charly Iacono who got to the Semi finals of Talento Argentino, an Argentinian talent show, and Cristian "Rocky" Mayorga who came third in the South Africa 2010 Red Bull Street Style world finals.

Freestyle competitions

Shortly after the Joga Bonito advertising campaign Nike launched a freestyle football competition on the internet "Nike Football" in which participants could submit their own clips and receive feedback from a worldwide audience.
In December 2006 the "Masters of The Game" competition, held in Amsterdam and was won by John Farnworth. Nutmeg or Panna and other street football competitions have been held featuring street soccer players such as Edward Van Gils 'Edje', Issy Hitman, and Jermaine Vanenburg 'Vaantje'.
In 2007 there was a competition in Latin America called Red Bull Reaccion.
Also in 2007 Redbull futbol de calle was held in NYC's Webster Hall.
The French Arnaud "Séan" Garnier is the first world champion of Red Bull Street Style Soccer. The final of the Red Bull Street Style competition was held in Brazil In November 2008. Arnaud Garnier "Séan" beat out the other 42 competitors to win the competition. The 2010 Red Bull street style was held in Cape Town South Africa April 24–28. The winner was Anders "Azun" Solum from Norway, who beat Kamalio Ranchod from South Africa in the final. The latest one was held in Italy where Kotaro Tokuda from Japan won.

Sejarah Bola

Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.[1][2][3][4] Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.[6]

Jimi Sujadniko

ini adalah blog milik jimi sujadniko
saya adalah sekbid bola SMAN4 P.Siantar
saya kelas XI-IPA5 di SMAN4 P.Siantar
saya masih jomblo
jika anda berminat, segera hubungi saya





Danke Schon